Disnaker Sleman mulai pelaksanaan padat karya tahun anggaran 2025 dengan melakukan identifikasi lokasi calon penerima program berdasarkan usulan proposal yang masuk. Identifikasi dilaksanakan oleh tim teknis padat karya di 10 lokasi pada Senin (3/2) sampai dengan Kamis (6/2). Tujuan identifikasi ini adalah memastikan program padat karya tepat sasaran dan infrastruktur yang hendak dibangun merupakan prioritas dan perlu untuk segera ditindaklanjuti.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Sumaryati menyampaikan bahwa tahun anggaran 2025 Disnaker menerima sejumlah 27 proposal usulan program padat karya. “Tahun ini terdapat 27 proposal yang mengusulkan program padat karya. Cukup banyak sehingga kami perlu selektif dalam menentukan lokasi yang berhak menerima program padat karya. Seleksi awal dilakukan dari administrasi tanggal pengajuan usulan program, selanjutnya baru kami lakukan kunjungan atau identifikasi ke lokasi usulan”, ucap Sumaryati.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam tahap identifikasi di antaranya ketersediaan tenaga kerja atau masyarakat yang akan diberdayakan, kondisi infrastruktur usulan, kelengkapan dokumen kontrak maupun pelaksanaan padat karya.
“Padat karya bersumber dana APBD Kabupaten Sleman tahun ini akan kami laksanakan di tujuh titik atau lokasi, hasil identifikasi ini yang akan kami jadikan pertimbangan menentukan lokasi yang menerima program padat karya”, tambah Sumaryati. (WD/BP)
Artikel Seleksi Proposal Masuk, Disnaker Sleman Lakukan Identifikasi Lokasi Padat Karya pertama kali tampil pada DINAS TENAGA KERJA.
